Bank Sentral

Table of Contents

Bank Sentral

Fungsi Bank Sentral dalam pasar valuta asing umumnya adalah sebagai stabilitator nilai tukar mata uang lokal. Bank Sentral memanfaatkan pasar valuta asing untuk mendapatkan atau membelanjakan cadangan valuta asingnya agar dapat mempengaruhi stabilitas nilai tukar mata uang sehingga berdampak positif bagi perekonomian nasional negara.

  • Pialang

Pialang bertindak sebagai perantara yang mempertemukan penawaran dan permintaan terhadap mata uang tertentu. Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, perusahaan pialang memiliki akses langsung dengan dealer dan bank di seluruh dunia.

d.Jenis-jenis Pasar Valas

      Pasar valas dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Pasar Spot (Pasar Tunai)

Menurut Madura (2000:58-66) kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta. Kemudian yang dimaksud pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksi-transaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan segera. Disebut juga actual market atau physical market.

Dalam pasar spot, dibedakan atas tiga jenis transaksi:

  1. a)   Cash

Transaksi dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama.

  1. b)    Tunggak (Forward Transaction)

Transaksi dimana pengiriman dilakukan pada hari berikutnya., baik secara mingguan atau bulanan.

  1. c)     Spot

Transaksi dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam setelah perjanjian. Dalam transaksi spot biasanya penyerahan valas ditetapkan dua hari kerja berikutnya.

  • Pasar Forward

Menurut Madura (2000:58-66) Kurs forward adalah nilai tukar suatu valuta dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang dikuotasikan oleh bank-bank. Kemudian yang dimaksud Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi perdagangan kontrak forward mata uang.

Sumber :

https://fgth.uk/