DPR Ujian Nasional Terkesan Hanya Pertahankan Proyek

DPR: Ujian Nasional Terkesan Hanya Pertahankan Proyek

DPR: Ujian Nasional Terkesan Hanya Pertahankan Proyek

DPR Ujian Nasional Terkesan Hanya Pertahankan Proyek

DPR Ujian Nasional Terkesan Hanya Pertahankan Proyek

Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih menilai ujian nasional

(UN) sudah tidak untuk menentukan kelulusan. UN dinilainya terkesan hanya mempertahankan proyek.

“Sekarang UN sudah tidak untuk menentukan kelulusan, sehingga terkesan hanya mempertahankan proyek saja,” ujar Fikri Faqih kepada SINDOnews, Senin (2/11/2019).

Kalaupun UN hanya untuk pemetaan kualitas pendidikan, kata dia,

nyatanya tidak ditindaklanjuti dengan intervensi program pemerintah untuk mengangkat wilayah yang memiliki banyak siswa prestasi atau kualitas pendidikannya rendah.

Baca Juga:

Menteri Nadiem Makarim: UN Tidak Dihapus
Menteri Nadiem Paparkan Alasan UN Dihapus Mulai 2021

“Kalau toh UN dihapus sekarang masih ada ujian sekolah (US) dan ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Jadi masih ada alat evaluasi lain yg dilaksanakan,” kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Apalagi, lanjut dia, untuk meningkatkan kulitas pendidikan di Indonesia

ditentukan 8 Standar Nasional Pendidikan. UN, sambung dia, pelaksanaan dari dua standar dimaksud, yakni standar penilaian dan standar kompetensi lulusan.

Dia melanjutkan, masih ada enam standar lain yang harus diperhatikan. “Komisi X pada periode lalu pun memberikan rekomendasi bahwa problematika pendidikan kita akan bisa diselesaikan dimulai dr pembenahan dua standar dominan, yakni standar sarpras dan standar guru dan tenaga kependidikan (GTK),” ujarnya.

Faqih menjelaskan, kalau dua hal tersebut memiliki skema yang jelas untuk dibenahi, baik kuantitas maupun kualitas, maka kurikulum seperti apa pun akan bisa dijalankan dengan baik.

 

Sumber :

https://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/pixomatic-apk/