Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain

Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain

Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain

Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain

Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Ilmu-ilmu yang lain

Dari segi yang lain, ilmu di bagi menjadi dua. Masing-masing adalah ilmu murni (pure science) dan ilmu terapan (applied science) ilmu murni bertugas untuk menyempurnakan dan menjaga kelangsungan hidup serta pengembangan ilmu itu sendiri, sedangkan ilmu terapan gunanya adalah untuk diterapkan di dalam hidup dan kehidupan manusia sehari-hari. Demikianlah kita kenal dengan sosiologi sebagai ilmu murni dan sosiatri sebagai ilmu tempatnya. Psikologi sebagai ilmu murni sebagai psikiatri  xebagai ilmu terapan. Bebrapa cabang ilmu yang lain tidak mempunyai nama khusus untuk ilmu murni dan ilmu terapannya  sebagai mana yang mempunyai oleh sosiologi dan psikologi.

Ilmu ekonomi

Ilmu ekonomi, misalnya sebagaian – bagiannya bersama pure economics atau economic theory and appled economics (ilmu ekonomi terapan)

Sebelumnya telah disebutkan bahwa ilmu ekonomi termasuk kedalam ilmu social, sedangkan ilmu social itu adalah ilmu tentang manusia serta masyarakat untuk sekelompok manusia hidup didalamnya. Dengan demikian jelaslah subjek ekonomi itu pertama adalah manusia itu sendiri dan kedua adalah bahan – bahan yang terlibat didalam kegiatan perekonomian seperti misalnya toko, perusahaan, departemen keuangan, lembaga konsumen dsb. Semuanya itu adalah subjek – subjek ilmu ekonomi adapaun subjek ilmu ekonomi adalah cara – cara serta tindakan yang ditempuh oleh manusia dalam pengalokaasaian sumber – sumber yang ada. Itulah subjek dan objek ilmu ekonomi.

Memang, sedemikian besar peranan yang dimainkan ilmu ekonomi dalam mempengaruhi masyarakat manusia sehingga diseluruh dunia ini dimulai dari masyarkat yang palinh primitive dan kanibal hingga masyarakat – masyarakat yang paling modern sekalipun, tidak ada yang terlibat dalam proses perkonomian.

Pembagian Ekonomi

Secara garis besar ekonomi terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu :

  1. Ekonomi Deskriptif (descriptive economics), yaitu ilmu ekonomi yan bersifat mengumpulkan ketarangan-keterangan yang factual dan relevan mengenai suatu masalah.
  2. Ekonomi teori (economisc theory/ekonomi analisis) yang terbagi dalam 2 cabang yaitu:
  1. Teori ekonomi mikro (mikro economics theory)

Teori ekonomi mikro dapat artian sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Berdasarkan pada corak dan ruang lingkup analisisnya. Teori ekonomi mikro diartikan sebagai “bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian“. Ada 3 aspek yang di analisis :

  1. Interaksi di pasar barang
  2. Tingkah laku pembeli dan penjual
  3. Interaksi di pasar factor prouksi
  4. Teori ekonomi makro (makro economics theory)

Teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Aspek-aspek yang di analisis dalam teori ekonomi makro adalah :

    1. Penentuan tingkat kegiatan perekonomian Negara.
    2. Pengeluaran Agregat.
    3. Mengatasi pengangguran inflasi.
  1. Ekonomi Terapan (Applied economic theory), kebijakan ekonomi yang diterapkan dengan menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi deskriptif.
  1. Penerapan Ekonomi
  2. Memperbaikicara berfikir yang membantu dalam pengembalian keputusan.

Harta yang berharga dalam diri manusia adalah pikiran. Dengan pikiran kita mampu menganalisis, menilai benar atau salah, baik buruk dan menentukan pilihan kemampuan ini memungkinkan manusia mempertahankan keberadaan di bumi. Kemampuan itu pula yang memungkinkan manusia terus-menerus meningkatkan kualitas hidupnya. Metode-metode teknik berpikir ekonomi akan meningkatkan kemampuan berpikir dan mengambil keputusan dengan tepat.

Membantu memahami masyarakat

Sejarah ekonomi itu mengajarkan bahwa melalui pertukaran itu manusia berupaya mengatasi kelangkaan, selanjutnya, mengembangkan teknologi dan system kemasyarakatan. Berdasarkan ini kita dapat memahami terjadinya revolusi industri di inggris, revolusi politik di prancis dll.

Membantu memahami masalah-masalah internasional (global)

Dengan belajar ekonomi kita dapat mengerti lebih pasti dan mengapa pda saat Negara-negara timur (Indonesia) mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998, Negara-negara maju mau memberi bantuan dana moneter internasiona (IMM) dan bank dunia (word bank)

Baca Juga :