Jenis-jenis Inflasi

Jenis-jenis Inflasi

  1. Jenis inflasi menurut sifatnya

Inflasi dibagi kedalam tiga kategori, yakni: moderat inflationinflasi menengah (galloping inflation), dan inflasi tinggi (hyper inflation).

  1. Moderate inflation

Karakteristiknya adalah kenaikan tingkat harga yang lambat. Umumnya disebut sebagai inflansi satu digit. Pada tingkat inflansi seperti ini orang orang masih mau untuk memegang uang dan menyimpan kekayaannya dalam bentuk uang daripada dalam bentuk asset riil[2];

  1. inflasi menengah (galloping inflation)

inflansi pada tingkat ini terjadi pada tingkatan 20% sampai 200% per tahun. Pada tingkatan inflansi seperti ini orang hanya mau memegang uang seperlunya saja, sedangkan kekayaan disimpan dalam bentuk aset aset rill.orang akan menumpuk barang barang, membeli rumah dan tanah. Pasar uang akan mengalami penyusutan dan pendanaan akan dialokasikan melalui cara cara selain dari tingkat bunga serta orang tidak akan memberikan pinjaman kecuali dengan tingkat bunga yang amat tinggi. Banyak perekonomian yang mengalami tingkatinflansi seperti ini “selamat” walaupun system harganya sangat buruk. Perekonomian seperti ini cenderung mengakibatkan terjadinya gangguan gangguan besar pada perekonomian karena orang orang akan cenderung mengirimkan dananya untuk berinvestasi diluar negri dari pada berinvestasi di dalam negri (capital outflow).

  1. Hyper inflation

Inflansi jenis ini terjadi pada tingkatan yang sangat tinggi yaitu jutaan sampai trilyunan persen per tahun. Walaupin sepertinya banyak pemerintah yang perekonomiannya dapat bertahan menghadapi inflansi menengah akan tetapi tidak pernah ada pemerintah yang dapat bertahan menghadapi inflansi jenis ketiga yang amat “mematikan” ini.

  1. Berdasar Sebab musabab awal dari Inflasi
  • Demand Inflation, karena permintaan masyarakat akan berbagai barang terlalu kuat
  • Cost Inflation, karena kenaikan biaya produksi
  1. Inflasi permintaan (Demand Inflasi)

            yang timbul karena permintaan masyarakat akan berbagai barang bertambah terlalu kuat akibat tingkat harga umum naik (misalnya karena bertambahnya pengeluaran perusahaan). Dengan menggunakan kurva permintaan dan penawaran total proses terjadinya demand-pull inflation dapat dijelaskan sebagai berikut :

 

https://bugscode.id/mystery-of-neuschwanstein-apk/