KEBIJAKAN AS DALAM PERANG KOREA

KEBIJAKAN AS DALAM PERANG KOREA

KEBIJAKAN AS DALAM PERANG KOREA

KEBIJAKAN AS DALAM PERANG KOREA

KEBIJAKAN AS DALAM PERANG KOREA

Perang Korea ibarat salah satu gerbong dari kereta panjang Perang Dunia I dan II . Perang Korea berlangsung dari tahun 1950-1953. Perang yang dipicu masalah politik (komunis-kapitalis) ini melibatkan tiga negara besar : Amerika, Cina dan Uni Soviet, disamping kedua wilayah yang kemudian bertikai (Korea Utara-Selatan).

Perang Korea bermula sebagai perang saudara dari 1950 hingga 1953 di Semenanjung Korea, yang telah dibahagikan kepada kawasan taklukan Amerika Syarikat dan kawasan taklukan KRSS selepas Perang Dunia II. Perang saudara ini bermula pada 25 Jun 1950, apabila Korea Utara menyerang Korea Selatan. Peperangan ini berkembang pesat apabila Amerika Syarikat, dan selepas itu Republik Rakyat China campur tangan dalam konflik ini. Konflik ini tamat selepas gencatan senjata tercapai pada 27 Juli 1953.

Proxy war

Perang korea merupakan perang yang di mandatkan (proxy war) yang melibatkan amerika serikat dan sekutunya serta Uni soviet dibantu sektunya. Dan tak cuma Korea yang jadi kebrutalan pertentangan politik 2 kutub itu, sebut saja Vietnam dan (mungkin) juga Indonesia. Secara terselubung amerika serikat dan uni soviet berupaya meluaskan ideology mereka memalui perang ini.

Latar Belakang Penyerangan Korut ke Korsel

Kim Il Sung berobsesi untuk menginvasi Korea bagian selatan. Rupanya sebelum invasi terealisasi, Kim II Sung mengundang “kawan” seideologi guna mendukungnya. Stalin menerima ajakan itu pada tahun 1949. Dan Stalin belum berkenan hati ikut membantu. Invasi terhadap Korea bagian selatan urung digelar. Namun, pada bulan April 1950, Stalin berubah pikiran.

Kim II Sung berhasil meyakinkan sang perdana menteri bahwa invasi ke Korea Selatan merupakan operasi militer beresiko kecil dan akan berakhir sukses sebelum Amerika melakukan intervensi di dalamnya. Pada saat itu Stalin berpikir bahwa Amerika tengah sakit hati usai ditinggalkan oleh rekanan Cinanya, Chiang Kai-shek yang memperoleh banyak keuntungan dari konflik internal yang melanda Cina, sehingga kecil kemungkinan Amerika akan melibatkan diri dalam konflik di semenanjung Korea.

Uni Soviet juga telah mengumumkan bom nuklir ciptaannya, dari sini berdasar prediksi Stalin, monopoli Amerika sebagai pemilik senjata nuklir sudah tergeser dan berarti kemampuan Amerika yang sering memainkan “kartu nuklir” (nuclear card) dalam konfrontasinya melawan Uni Soviet bukan sebagai sesuatu yang menakutkan lagi. Semakin lengkaplah kekuatan Korea Utara dengan hadirnya bantuan dari negara tetangga Cina. Ikut sertanya Cina ini diawali dengan perintah rahasianya Mao Tse Tung kepada “Sukarelawan Rakyat Cina”.

Pada bulan Mei 1950, Mao telah berkenan hati bergabung dengan pasukan Soviet dan mendukung aksi Korea Utara yang menginvasi Korea Selatan. Manuver dari pasukan Cina inilah yang pada akhirnya tidak hanya mengubah situasi di medan tempur dan juga strategi perang yang sebelumnya telah terpetakan.

Campur Tangan AS di Perang Korea

Sang “polisi dunia” Amerika terlibat pula guna mengatasi keadaan yang tak seimbang. Para pejabat Amerika di PBB menyatakan bahwa tindakan Korea Utara merupakan pelanggaran perdamaian. Dari situ pulalah kehadiran pasukan Amerika dalam konflik Korea-meminjam bahasanya Harry S. Truman-sebagai aksi polisi. Apakah seserdahana itu. Kehadiran Amerika merupakan wujud dari persaingan klasik antara negara berhaluan demokrasi liberal dengan seterunya negara komunis serta perlombaan senjata yang belum surut waktu itu. Dokumen rahasia di Pentagon juga menyatakan bahwa Amerika sesungguhnya tak punya ketertarikan sedikitpun dalam konflik Korea.

Keputusan Harry S. Truman kala itu berkata lain. Inilah yang akhirnya menjadikan Amerika sebagai pelaku penting dalam konflik Korea. pada perang ini, seandainya amerika tidak bergabung dengan korea selatan sejak awal, kita akan menyaksikan korea yang bersatu di bawah rezim komunis. pada awalnya, tanpa bantuan Amerika, korea utara sudah hampir merebut busan. namun kemudian amerika mendarat di incheon dan membalikkan situasi.

Peristiwa-Peritiwa Penting Selama Perang

• Akhir Juni 1950, Seoul jatuh ke tangan Korut,
• Pada 27 Juni, Presiden Truman kemudian memerintahkan Mc Arthur yang mengepalai US Army di Jepang untuk membantu Korea. Truman terbang ke PBB meminta dukungan dan pada beberapa negara barat siap tandang ke Korea,
• 5 Juli, dimulaimya perang pertama antara tentara AS vs Korut,
• September 1950, Mc Arthur mengadakan operasi Incheon untuk menusuk pasukan Korut dari belakang.
• Oktober 1950, Pyongyang jatuh ke tangan sekutu.
• 25 Oktober, RRC ikut memasuki medan pertempuran atas perintah PM Zhou Enlai dengan 270.000 tentara.
• Akhir November 1950, tentara AS mundur.
• Januari 1951, kembali Seoul jatuh ke tangan Korut.
• April 1951, Truman memecat Mc Arthur dari posisi komandan tentara AS karena beberapa faktor antara lain karena keinginannya untuk membom atom RRC,
• Juli 1951, diadakan negosiasi damai di Kaesong korea selatan.
• November 1952. Presiden baru AS Eisenhower mencoba menghentikan konflik dan datang ke Korea.
• Juli 1953. Selanjutnya dibangun DMZ (Demilitarized Zone)
• Hingga hari ini penyelesaian damai belum memperoleh kejelasan secara final.

Akhir perang
Perang ini berakhir pada 27 Juli 1953 saat Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, dan Korea Utara menandatangani persetujuan gencatan senjata. Presiden Korea Selatan, Seungman Rhee, menolak menandatanganinya namun berjanji menghormati kesepakatan gencatan senjata tersebut. Namun secara resmi, perang ini belum berakhir sampai dengan saat ini.

Lebih dari 2 juta orang tewas termasuk tentara AS dan RRC, 85% dari sekitar 1 juta orang Korsel yang tewas adalah warga sipil, hampir setengah juta tentara AS tewas, dan lebih dari 700.000 tentara RRC serta beberapa ratus pilot Soviet jadi korban. Yang lebih traumatis, lebih dari 7 juta orang terpaksa harus kehilangan/terpisah dari sanak familinya.

Perang berakhir tanpa ada siapapun yang bisa menaklukkan lawannya, perlawanan berhenti di 38th paralel, membagi korea menjadi 2 hingga sekarang ini.

Dampak perang Korea sampai saat ini
Pada perang ini, seandainya Amerika tidak bergabung dengan korea selatan sejak awal, kita akan menyaksikan korea yang bersatu di bawah rezim komunis. pada awalnya, tanpa bantuan amerika, korea utara sudah hampir merebut busan. namun kemudian amerika mendarat di incheon dan membalikkan situasi sehingga Korea terpecah menjadi 2 negara yang berbeda haluan sampai saat ini.

Sumber: https://www.ayoksinau.com/