Kurikulum Pendidikan Bani Umayah

Kurikulum Pendidikan Bani Umayah

Kurikulum pendidikan pada Bani Umayyah meliputi :

  1. Ilmu agama yakni Al-Qur’an,Hadis dan Fikih. Sejarah mencatat bahwa pada masa khalifah Umar Ibn Abd al-Aziz (99-10 H) dilakukan proses pemubukuan Hadis, sehingga studi Hadis mengalami perkembangan yang pesat.
  2. Ilmu sejarah dan geografi yaitu segala ilmu yang membahas tentang perjalanan hidup, kisah dan riwayat.
  3. Ilmu Pengetahuan bidang bahasa,yaitu segala Ilmu yang mempelajari bahasa,nahwu,saraf,dan lain-lain.
  4. Filsafat yaitu segala ilmu pada umumnya berasal dari bangsa asing, seperti ilmu mantik,kimia,astronomi,ilmu hitung dan ilmu yang behubungan dengan hal tersebut, dan ilmu Kedokteran.

Kurikulum pelajaran selanjutnya diatur secara lebih khsusus pada setiap lembaga khusus pada setiap lembaga pendidikan. Untuk pendidikan di istana misalnya diajarkan tentang Al-Qur’an, Al-Hadis, syair-syair yang terhormat riwayat para hukama (filsuf), membaca, menulis, berhitung, dan ilmu-ilmu umum lainnya.

Pendidik

Pendidik adalah seorang yang tugasnya selain mentransfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kepada peserta didik,juga menumbuhkan,membina,dan mengembangkan bakat minat dan segenap potensi yang dimiliki peserta didik, sehingga menjadi actual dan terbedayakan secara optimal. Pendidik pada zaman Bani Umayyah di sesuaikan dengan tugas dan fungsinya pada lembaga pendidikan sebagaimana disebutkan diatas, yaitu ada pendidik yang bertugas di istana, dan ada pula pendidik yang bertugas di badiah, perpustakaan, dan al-Bimaristan.

Pendidik di istana adalah orang-orang yang memiliki berbagai keahlian, yakni pendidik ilmu agama (Al-qur’an,Al-hadis,dan fikih) yang terdiri dari para ulama pendidik ilmu bahasa dan sastra yang terdiri dari para ahli bahasa, dan pendidik bidang ketrampilan. Pendidik di badiah adalah para ahli bahasa dan sastra, adapun pendidik di perpustakaan adalah para penulis buku dan penerjemah. Adapun pendidik di al-Bimaristan adalah para dokter dan tenaga medis.

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/