Pengaruh Jenis Tanaman Terhadap Kesesuaian Lahan

Pengaruh Jenis Tanaman Terhadap Kesesuaian Lahan

Kesesuaian tempat tumbuh menjelaskan persyaratan tumbuh yang diperlukan oleh satu jenis pohon untuk tumbuh dengan baik. Penyluh kehutanan dan masyarakat umumnya telah memahami kesesuaian tempat tumbuh. Di pedesaan terdapat beragam jenis pohon penghasi kayu. Sebagian jenis pohon ditanam dalam jumlah besar dan sebagian lainnya ditanam dalam jumlah terbatas.

Jenis pohon yang ditanam secara terbatas menunjukkan bahwa jenis tersbut komersial dan jenis tersebut pertumbuhannya kurang baik karena tempat tumbuhnya tidak sesuai, penyuluh kehutanan dan masyarakat dapat menentukan jenis pohon yang sesuai untuk ditanam di lahan hutan rakyat dengan mengamati pertumbuhan beragam jenis yang ada di desa (Azami, 2018).

Berawal dari persepsi terhadap hutan besar pengaruhnya pada wujud hubungan manusia dengan hutan, yang dapat dibedakan menjadi seseorang menolak lingkungannya, bekerjasama dan mengurus lingkungan (mengeksploitasi). Seseorang menolak lingkungan disebabkan seseorang tersebut mempunyai pandangan yang tidak sesuai dengan apa yang diiginkannya, sehingga orang tersebut dapat memberikan bentuk tindakan terhadap hutan sesuai dengan apa yang dikehendakinya.

Sebaliknya bagi seseorang yang mempunyai persepsi menerima lingkungan, seseorang dapat memanfaatkan hutan sekaligus menjaga dan menyelamatkan hutan dari kerusakan, sehingga hutan akan terjaga dari kerusakan dan memberikan manfaat bagi kerusakan sekitar (Junianto, 2007).

5. Pengetahuan Mengenai Materi Penyuluhan

Materi penyuluhan merupakan bahan penyuluhan yang disampaikan penyuluh kepada pelaku utama dan pelaku usaha dalam berbagai bentuk yang meliputi informasi, teknologi, rekayasa sosial, manajemen, ekonomi, hukum dan kelestarian lingkungan.

Materi penyuluh dibuta oleh penyuluh atau pihak lain yang kompeten berdasarkan kebutuhan dan kepentingan pelaku utama dan pelaku usaha dengan memperhatikan kemanfaatan dan kelestarian sumberdaya kehutanan. Sebagian besar masyarakat menyatakan bahwa materi penyuluhan yang diberikan oleh penyuluh sudah sesuai dengan kebutuhan hutan rakyat yang dikelola oleh masyarakat itu sendiri (Azami, 2018).

Penyuluh memiliki skor persentase persetujuan sebesar 80,00% untuk pernyataan melakukan penyusunan rencana kegiatan sesuai program karena salah satu tugasnya sebagai penyuluh untuk menyusun rencana kegiatan agar program dapat tercapai dengan baik.

Penyuluh setuju telah memahami keterkaitan antara tugas penyuluh dengan pengelolaan hutan rakyat dan mendapatkan skor persentase 80,00% (Azami, 2018). Menurut penyuluh, salah satu indikator keberhasilan penyuluh adalah tercapainya pengelolaan hutan rakyat yang lestari. Berdasarkan rata-rata skor tiap pernyataan persepsi penyuluh didapatkan hasil rata-rata skor persentase persetujuan 80,67% dengan kategori persepsi baik.

 

Recent Posts