Pengertian Hak dan Kewajiban

Pengertian Hak dan Kewajiban

Dalam bahasa latin untuk menyebut hak yaitu dengan ius, sementara dalam istilah Belanda digunakan istilah recht. Bahasa Perancis menggunakan istilah droit untuk menunjuk makna hak. Dalam bahasa Inggris digunakan istilah law untuk menunjuk makna hak.

Secara istilah pengertian hak adalah kekuasaan/wewenang yang dimiliki seseorang untuk mendapatkan atau berbuat sesuatu. Sementara menurut C.S.T Cansil hak adalah izin atau kekuasaan yang diberikan oleh hukum kepada seseorang. Menurut van Apeldoorn hak adalah hukum yang dihubungkan dengan seseorang manusia atau subyek hukum tertentu, dengan demikian menjelma menjadi suatu kekuasaan. Dalam pengertian ini, C.S.T. Cansil membagi hak ke dalam hak mutlak (hak absolut) dan hak relative (hak nisbi).

  1. Hak Mutlak (hak absolut)

Hak mutlak adalah hak yang memberikan wewenang kepada seseorang untuk melakukan suatu perbuatan, hak mana bisa dipertahankan kepada siapapun juga, dan sebaliknya setiap orang harus menghormati hak tersebut.

Sementara itu macam-macam hak mutlak dibagi ke dalam tiga golongan:

  1. Hak Asasi Manusia
  2. Hak Publik Mutlak
  3. Hak Keperdataan

Sedangkan macam-macam hak keperdataan yaitu antara lain sebagai berikut:

  1. Hak Marital
  2. Hak/Kekuasaan Orang Tua
  3. Hak Perwalian
  4. Hak Pengampuan
  5. Hak Relatif (hak nisbi)

Hak relatif adalah hak yang memberikan wewenang kepada seseorang tertentu atau beberapa orang tertentu untuk menuntut agar supaya seseorang atau beberapa orang lain tertentu memberikan sesuatu, melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu.

Sedangkan kewajiban berasal dari kata wajib yang berarti keharusan untuk berbuat sesuatu. Jadi pengertian kewajiban yaitu sesuatu yang harus dilakukan oleh seseorang oleh karena kedudukannya. Kewajiban timbul karena hak yang melekat pada subyek hukum.[10]

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/unggahan-kementan-ini-panen-kritikan-warganet-ada-apa/