Pengertian Kecerdasan Buatan, Sejarah dan Fungsinya

Pengertian Kecerdasan Buatan, Sejarah dan Fungsinya

Pengertian Kecerdasan Buatan, Sejarah dan Fungsinya

 

Pengertian Kecerdasan Buatan, Sejarah dan Fungsinya

Pengertian Kecerdasan Buatan, Sejarah dan Fungsinya

Teknologi merupakan suatu alat yang dibuat oleh manusia yang digunakan untuk mempermudah pekerjaannya.

Teknologi berkembang dengan pesat setiap harinya.

Ada teknologi-teknologi lama yang dikembangkan, ada juga teknologi-teknologi yang baru ditemukan.

Beberapa tahun lalu, untuk berinteraksi dengan orang yang jaraknya jutaan mil adalah hal yang tidak mungkin.

Namun berkat adanya teknologi, hal tersebut dapat kita lakukan dengan mudah hari ini.

Berabad-abad lalu, kita harus menggunakan batu untuk menyalakan api.

Sekali lagi, berkat adanya teknologi hari ini kita dapat menyalakan api hanya dalam hitungan detik.

Salah satu teknologi yang digadang-gadang akan menjadi salah satu teknologi berikutnya yang mengubah kehidupan manusia adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, atau yang biasa disingkat dengan AI.

Baca juga:

Pengertian Codeigniter: Sejarah, Kelebihan dan Kekurangannya
Pengertian E-Wallet dan Bedanya dengan E-Money
Pengertian Bootstrap: Sejarah, Fungsi dan Kelebihannya

Pengertian Kecerdasan Buatan
Pengertian Kecerdasan Buatan by Androbuntu.com 1
sumber: surveycto.com

Sama seperti namanya, kecerdasan buatan merupakan perangkat lunak yang dibuat dengan menurunkan kecerdasan manusia.

Kecerdasan buatan biasanya dipasang di perangkat-perangkat seperti komputer, gadget, atau perangkat Internet of Thing.

Seperti dilansir dari Wikipedia, kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditambahkan ke dalam suatu sistem yang dapat diatur dalam konteks ilmiah atau dapat disebut juga sebagai intelegensi artifisial atau disingkat AI, didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah.

Sama seperti teknologi buatan manusia lainnya, kecerdasan buatan juga diciptakan manusia untuk mempermudah hidupnya.
Sejarah Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan memiliki sejarah yang panjang sebelum mencapai ke titik hari ini.

Hampir sama panjangnya dengan sejarah komputer digital.

Pada tahun 1941, untuk pertama kalinya lahir sebuah komputer elektronik.

Ini adalah yang pertama di dunia.

Dua tahun berikutnya, tepatnya pada 1942 hingga 1956 dua peneliti bernama Mc Culloch dan Walter Pits membuat model syarat tiruan.

Dua peneliti tersebut mengatakan bahwa model syaraf buatannya dapat dihitung menggunakan fungsi sehingga membuat hubungan menjadi logis.

Berikutnya pada tahun 1950, ditemukan jaringan sederhana yang kemudian disempurnakan oleh Norbet Wiener.

Yang paling revolusioner ialah pada tahun 1956, kecerdasan buatan sudah mampu menghasilkan sebuah penalaran, bukan lagi hasil numerik semata.

Komputer ini dibuat oleh John McCarthy.

 

Hingga saat ini, John McCarthy dianggap sebagai bapak kecerdasan buatan.

John McCarthy membuat komputer sekaligus bahasa pemrograman tingkat tinggi agar mudah untuk di program.

Dari tahun 1966 hingga 1974 proses pengembangan kecerdasan buatan sempat melambat.

Hingga akhirnya pada tahun 1986 pengembangan kecerdasan buatan kembali meningkat hingga sekarang.
Fungsi Kecerdasan Buatan

Saya sudah singgung sedikit diatas, bahwa teknologi ini intinya dibuat untuk memudahkan pekerjaan.

Berikut ini adalah beberapa contoh fungsi kecerdasan buatan:

Mengambil keputusan dengan cepat berdasarkan data-data yang diberikan padanya
Menggerakkan dan memanipulasi objek
Memproses data
Melakukan pembelajaran
Dan lain-lain

Jadi, kecerdasan buatan intinya digunakan untuk membantu manusia, bukan menggantikan manusia secara keseluruhan.
Contoh Penggunaan Kecerdasan Buatan

Saat ini kecerdasan buatan sedang ngetren dan digunakan dimana-mana.

Contoh pemanfaatan kecerdasan buatan ialah di perusahaan.

Sebuah mesin ditanamkan program kecerdasan buatan.

Setelah diberikan data-data tertentu, mesin tersebut dapat beroperasi dengan sendirinya.

Misalnya untuk memproduksi suatu makanan atau minuman dengan komposisi yang sama persis.

Hal ini memberikan keuntungan bagi pihak perusahaan.

Pertama dari segi produktivitas, hasil makanan yang dapat dibuat oleh mesin sudah dapat diprediksi dari awal.

Jika tidak ada human eror, maka mesin akan berjalan seperti sebagaimana ia telah di program.

Contoh berikutnya adalah asisten digital yang ada di iPhone, yaitu Siri.

Asisten digital sejenis juga ada di ponsel Android, yaitu Google Assistant.

Kedua asisten digital ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan didalamnya.

Siri mampu mendengarkan perintah yang Sobat Androbuntu berikan, memprosesnya, kemudian menjalankannya.

Contohnya adalah kita bisa meminta Siri untuk mengirimkan SMS ke pacar.

Maka kita tinggal katakan saja, maka Siri akan langsung memprosesnya.

Tidak hanya itu, Siri juga akan mempelajari bagaimana cara kita menggunakannya.

Sehingga pengalamannya lebih personal dan berbeda antara satu pengguna iPhone dan pengguna iPhone lainnya.

Misalnya kita sering memerintahkan Siri untuk memutar musik, Siri akan mempelajari dan mengambil kesimpulan bahwa kita adalah orang yang menyukai musik.

Biasanya nanti dia akan memberikan rekomendasi seputar musik.

Google pencarian juga kini dilengkapi dengan kecerdasan buatan.

Setiap kata kunci yang kita masukan, akan disimpan dan dipelajari oleh program kecerdasan buatan milik Google.

Misalnya kamu sering mencari informasi mengenai gadget, maka nanti iklan-iklan Google yang sering muncul adalah tentang gadget.

Itu karena program kecerdasan buatan sudah tahu bahwa sebelumnya kami sering mencari informasi mengenai gadget di kolom pencarian Google.
Contoh Kecerdasan Buatan

Ada banyak contoh kecerdasan buatan yang saat ini dapat kita gunakan.

Beberapa diantaranya sudah saya sebutkan diatas.

Berikut ini adalah contoh program kecerdasan buatan:

Siri, asisten digital buatan Apple yang terpasang di perangkat-perangkat buatannya seperti iPhone dan iPad.
Google Assistant, asisten digital serupa Siri yang terpasang di ponsel Android.
Tesla, program yang memungkinkan mobil Tesla untuk dapat berjalan tanpa pengemudi.
Alexa, asisten digital buatan Amazon yahh dipasang di perangkat-perangkat buatannya seperti Amazon Echo dan Kindle.

Kesimpulan

Pada akhirnya, Artificial Intelligence hanyalah sebuah teknologi yang berfungsi untuk mempermudah kehidupan kita.

Bagaimana pun, kita tidak perlu takut dengan keberadaannya.

Karena teknologi memang tidak dapat dihindarkan, mau tidak mau kita akan menggunakannya juga.

Semoga menambah wawasan kamu.

Sumber:

https://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/shinobi-apk/