Sistem anti-drone di bandara terbesar di London

Sistem anti-drone di bandara terbesar di London

Sistem anti-drone di bandara terbesar di London

 

Sistem anti-drone di bandara terbesar di London

Sistem anti-drone di bandara terbesar di London

Masuknya drone ke wilayah udara bandara dan area terkait lainnya terbukti fatal dalam banyak hal. Organisasi, pemerintah, dan bisnis mencari solusi untuk masalah ini.

Salah satu insiden yang paling terkenal adalah penarikan kembali semua penerbangan di Bandara Internasional

Dubai karena sebuah drone terbang di atas bandara.

Sistem anti-drone baru
Jadi sepertinya Bandara Heathrow London telah memutuskan untuk menangani masalah ini dengan serius, dan telah menerapkan salah satu solusi paling drastis. Pemerintah telah memutuskan untuk menginstal sistem pelacakan drone khusus, dengan tujuan menekan penerbangan tidak sah di bandara.

Heathrow adalah bandara terbesar dan tersibuk di London. Untuk memastikan kelancaran operasinya, para pejabat memasang sistem radar holografik yang dikembangkan oleh Aveillant Ltd., sebuah perusahaan yang diakuisisi oleh Thales hingga 2017.

Sistem yang sama digunakan di Bandara Charles de Gaulle di Paris dan dapat mendeteksi pesawat tanpa awak pada jarak 5 km ke segala arah. Selain itu, memungkinkan pilot untuk berada.

Sistem tidak dapat menghentikan atau memblokir pengoperasian drone yang terdeteksi. Namun, berkat informasi

yang ditawarkannya, personel keamanan bandara dapat bertindak segera dan mendaratkan kendaraan udara tak berawak di darat.

Langkah-langkah yang tersisa telah diambil
Ini bukan pertama kalinya Inggris mengambil tindakan terhadap drone di bandara. Pada Maret 2019, ia memberlakukan undang-undang yang melarang keberadaan pesawat tanpa izin dalam jarak 5 kilometer dari bandara.

Pilot tak berawak yang melanggar hukum di atas dapat menghadapi hukuman lima tahun penjara. Pada saat yang

sama, mereka dapat didenda.

Bahkan, insiden yang relevan telah dicatat pada akhir 2018, sebelum undang-undang tersebut disahkan. Seorang pria menerbangkan pesawat tanpa awak 500 meter dari Heathrow dan menderita akibatnya. Meskipun dia tidak dijatuhi hukuman penjara, dia diminta membayar jumlah 2.000 poundsterling Inggris, atau sekitar 2.335 euro.

Baca Juga: