Tujuan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

 Tujuan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Ada beberapa tujuan yang ingin di capai melalui kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan yaitu:

  1. Untuk mengoptimalkan usia pakai peralatan. Hal ini sangat penting terutama jika dilihat dari aspek biaya, karena untuk membeli suatu peralatan akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan merawat bagian dari peralatan tersebut.
  2. Untuk menjamin kesiapan operasional peralatan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sehingga diperoleh hasil yang optimal.
  3. Untuk menjamin ketersediaan peralatan yang diperlukan melalui pengecekan secara rutin dan teratur.
  4. Untuk menjamin keselamatan orang atau siswa yang menggunakan alat tersebut.
  1. Manfaat Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan adalah sebagai berikut :

  1. Jika peralatan terpelihara baik, umurnya akan awet yang berarti tidak perlu mengadakan penggantian dalam waktu yang singkat.
  2. Pemeliharaan yang baik mengakibatkan jarang terjadi kerusakan yang berarti biaya perbaikan dapat ditekan seminim mungkin.
  3. Dengan adanya pemeliharaan yang baik, maka akan lebih terkontrol sehingga menghindari kehilangan.
  4. Dengan adanya pemeliharaan yang baik, maka enak dilihat dan dipandang.
  5. Pemeliharaan yang baik memberikan hasil pekerjaan yang baik.
  1. Macam-macam Pekerjaan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Pekerjaan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan dapat dikategorikan ke dalam empat kelompok yaitu :

  1. Perawatan Terus-Menerus

Perawatan terus-menerus adalah perawatan yang dilakukan secara teratur dan bersifat rutin. Contoh, pembersihan terhadap ruangan-ruangan dan halaman dari sampah dan kotoran

  1. Perawatan Berkala

Perawatan berkala adalah perawatan yang dilakukan sewaktu-waktu tetapi teratur dan rutin. Contoh, perbaikan atau pengecatan kusen-kusen, pintu, tembok dan komponen bangunan lainnya yang sudah terlihat kusam.

  1. Perawatan Darurat

Perawatan darurat adalah perawatan yang dilakukan sewaktu-waktu dan mendadak sehingga tidak teratur dan tidak bersifat rutin. Contoh, dilakukan terhadap kerusakan yang tidak terduga sebelumnya dan berbahaya/merugikan apabila tidak diantisipasi secepatnya.

  1. Perawatan Preventif

Perawatan preventif adalah perawatan yang dilakukan pada selang waktu tertentu dan pelaksanaannya dilakukan secara rutin dengan beberapa kriteria yang ditentukan sebelumnya. Pada dasarnya perawatan preventif merupakan cara perawatan merupakan cara perawatan sarana dan prasarana tersebut mengalami kerusakan. Tujuannya adalah untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan sarana dan prasarana tidak bekerja dengan normal dan membantu agar sarana dan prasarana dapat aktif sesuai dengan fungsinya.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/apple-kini-mungkinkan-pengguna-berdonasi-lewat-itunes/